Laper di Mambruk

April 23rd, 2006 by idub

Us_anyer “ Bud, laper nih gua, cari makanan nyok di luar !! “, si pree mulai ngomong.
“ Duh, gw juga laper pree, tapi rombongan bentar lagi dateng kok, setengah jam lagi dah .. “ jawab gue sekenanya.
“ Ko, lu laper gak? cari makanan yuk ke luar…” pree mulai nyerang Eko juga.
“ Gua mah ayuk2 aja, tapi di luar makan di mana?” eko nge jawab juga sekenanya.
“ Iya pree …” edit mulai nimbrung. “ gak ada warteg di luar “ bilang edit lagi.
“ Aduuuuuh .. apa aja deh … gw laper banget …” muka pree memelas.
“ Yah, kita foto aja deh yuuks … biar lapernya gak kerasa”, jawab gw gak nyambung.

Kita lagi di Mambruk Resort, Anyer. Acara Hunting Model and Pre-Wedd. Kita emang lepas dr rombongan inti yg make bis dari rawamangun. Alhasil, kita nyampe duluan di Mambruk, kondisi laper, pengennya sih bisa langsung makan siang, tapi gak ada makanan … ya udah foto2 aja dulu … cheers

MOMENT is EVERYTHING (important to have camera)

December 9th, 2005 by idub

Hah … 10 juta cuma buat "gambar" doang ? gak salah tuh, itu celetuk temen gw yang kaget karena untuk satu unit kamera digital harganya bisa untuk beli 1 unit motor bebek. Gw juga mikir saat itu, karena duit segitu tuh hari gini susah banget di dapet kalo cuma dari gaji seorang graphic designer.

Gw juga inget, gw pernah liat foto dari fotografer super senior Indonesia, Darwis Triadi … yang modelnya adalah penyanyi terkenal Indonesia Kris Dayanti … dengan menggunakan kamera seharga 220 juta rupiah untuk "bodynya" saja belum perangkat lensa dan Digital Imaging seperti G5 Macintosh yang kalo disebutin harganya pasti bikin dag dig dug dar …

Belum lagi denger temen yang bekerja di bidang Information Technology yang kebetulan saat ini sedang bertugas di Aceh untuk keperluan penataan kembali Banda Aceh Pasca tsunami, dan kebetulan kenal dengan salah satu fotografer dari salah satu media di Indonesia, dengan perangkat 3 buah kamera dengan range harga sekitar 40 jt dan 70 jtan, blum termasuk lensa super zoom dengan teknologi yang paling baru dengan harga gak jauh beda dengan kameranya…..

Semua duit yang "luar biasa" itu hanya untuk output berupa "gambar","foto","image" … yang hanya dinikmati oleh sepasang mata …. ada apa dengan fotografi ? … apakah hasil "gambar"nya sebanding dengan harga kameranya ?

Untuk sebuah acara pernikahan pasti membutuhkan dokumentasi, ini sudah pasti … dan yang gw tau range di Jakarta untuk sebuah pernikahan … hmmm percaya atau tidak … jika kita punya "pohon duit" … sekali2 sewalah seorang fotografer terkenal Jakarta ( masih dibawah kelas Darwis , Arbain Rambey atau Pinky Mirror ) … berapakah harga yang di charge untuk sebuah acara pernikahan ?? … mereka akan mematok harga dengan range 10 - 30 juta over all, mulai dari Pre Wed foto, Ceremonial, Candid Foto … bahkan denger2 sampe ada yang ratusan juta …. glekhhh

Gw punya kenalan yang punya sebuah studio fotografi di daerah pertokoan di Jakarta, fotografer mereka sering memotret model2 Jakarta untuk keperluan agency majalah2, dan suatu saat gw dengar mereka di sewa oleh sebuah Jawatan Terkenal di Jakarta untuk sesi pemotretan untuk Board Of Director mereka … 40 juta untuk output 5 buah foto …..

Dan, baru-baru ini gw baca di salah satu forum fotografi di internet yang menyebutkan "sebuah" foto portrait seseorang pejabat yang "sangat" penting di lelang di Jakarta laku dengan harga 500 jt, dibeli oleh seorang konglomerat, entah ini merupakan politik dagang atau lain2 gw gak ngerti … cuma 500 juta untuk sebuah foto portrait di klaim adalah rekor baru di Indonesia …

ini baru segelintir yang gw tahu mengenai aksi dan reaksi antara fotografi dan hasil gambar yang dihasilkan, yang pasti …. masih banyak hal2 lain yang gw enggak tau yang bikin kepala geleng2…

ketika gw dengan bersimpuh darah beli kamera SLR pertama gw, gw tunjukin ke temen gw, dan dia berkomentar gak akan ngeluarin duit sebanyak itu "hanya" untuk sebuah unit alat penghasil gambar … tapi hidung siapa ( who knows ) what happened then … dia malah beli kamera yg lebih mahal dari punya gw hanya dengan waktu kurang dari satu bulan hanya karena nyoba sekali kamera temen pas sesi foto2 model …. hehehe … hampir 10 juta melayang seketika …

kenapa gitu ya … ada seorang temen baik gw juga pasti bingung kenapa kok kita tiba-tiba jadi seorang "maniak" dengan fotografi. Dengan uang 10 Juta (baru sekelas ini lho, yang kelas lebih tinggi jelas kita gak mampu), kita bisa beli motor, atau home theater yang pasti Ok punya … merk BO atau Infinity ( iya gak sih, gw gak nge cek harga di toko2 itu ), atau beli mesin turbo untuk mobil kita, atau pelek yang "agak" mahal untuk motor kita, atau beli barang2 lain yang "lebih" berguna. Namun yang jelas harga segitu bisa memuaskan dan memanjakan kita dengan hal2 yang jauuuuh lebih enak ketimbang hasilnya "cuma" sebuah gambar belaka ….

Di perusahaan gw suatu saat, ngadain acara Tanding antar group antar perusahaan yang isinya ada pertandingan volley, tenis, makan krupuk ( lho kok !!) …. hehehe …. seru … di acara ini karena kamera gw masih gress, sepanjang acara di siang hari itu kerjaan gw cuma moto2 doang, jeprat sana jepret sini, sampe salah seorang manajer gw yang kebetulan liat gw mondar mandir bawa kamera di a nyeletuk … "tukang foto keliling ya mas, berapa emang tarifnya …" wuah … gw agak keqi juga dibilang tukang foto keliling … cuma aaahhh cuek bebek, gw teteup tembak sana tembak sini … dan ketika acara selesai … esok harinya … panitia dari perusahaan saya kelimpungan, karena dokumentasi yang ada cuma dari videocam saja … nah yg begini mana bisa di cetak … trus yang bawa kamera siapa ? nah … gw dengan berbesar hati akhirnya menyerahkan "semua" 120 shots foto hari itu ke Dept. GA …. gratisssszzzzz ( iyaaa laah .. siapa juga yang mau bayar fotografer super amatir kayak gw huehehehehe )

tapi kenapa untuk hasil foto aja harganya bisa mahal banget ya ?

gw punya teori yang udah gw temuin sebelum gw beli kamera, dan akhirnya gw ngebeli kamera gw walaupun (buat gw) sangat mahal …..

foto itu adalah perpaduan antara 3 hal:

1. TEKNOLOGI, unsur teknologi adalah kamera itu sendiri serta alat-alat pendukungnya. Semakin tinggi teknologi maka hasil detail foto akan jauh lebih maksimal, detail warna, ketajaman foto, ability sensor dalam menangkap situasi sesuai dengan saat itu dan lain sebagainya.

2. ART atau sense of art adalah dari manusianya serta teknik yang dikuasainya. Jika kita membicarakan art maka hasilnya selalu subyektif, tidak akan sama hasilnya dari setiap manusia yang menikmatinya, sebagian bilang bagus, sebagian bilang jelek, atau malah hanya satu orang yang bilang bagus sisanya bilang buaaaguuuss .. huehehehe…disini juga tercantum Hak Intelektual kita sebagai "pemilik" dan "pencipta" dari hasil foto kita, walaupun hasil fotonya gak bagus, tetap ini adalah hasil karya kita, siapapun yang menggunakan foto kita di luar izin kita adalah sebuah tindak pidana ( deeuhhh serius amaat )

3. Ini yang paling membuat sebuah foto menjadi mahal, yaitu MOMENT. Waktu ketika perekaman kejadian sedang berlangsung. Sebagian besar foto yang mendapat penghargaan dan berharga mahal adalah yang menceritakan suatu kejadian di suatu waktu dan di suatu tragedi. Moment adalah waktu, dan kita tidak bisa memutar balik waktu. Jika kita kehilangan moment, maka foto kita tidak akan berarti apa2, tidak bisa menceritakan apa2 … hanya sebuah karya yang enak dipandang mata …tidak lebih.

Mungkin moment seperti kumpul dengan teman di suatu kafe hanyalah sebuah moment yang biasa dan hasilnya juga sangat biasa … saat itu dan tidak jauh ketika saat itu. Namun … foto itu akan berbicara berbeda ketika telah melewati rentang waktu yang sangat lama … ketika kita sudah tua dan bisa melihat moment ketika kita masih muda berkumpul bersama, gak terasa kita akan tertawa kecil, atau malah tertawa terbahak2 ketika kita melihat diri kita masih culun, masih muda dengan semangat yang luar biasa …

Atau kita bisa menitikkan air mata karena salah satu dari teman kita yang di foto itu telah tiada ….

Moment itu menyinggung emosi kita, sangat abstrak, seperti mimpi … seperti suatu kilatan waktu yang berjalan mundur … dapat kita rasakan kembali semuanya saat itu di saat kini …….

Gw punya data foto2 anak gw yang kini telah tiada … Kebayang aja kalo gw gak punya data apa2 tentang anak gw, gak ada foto … maka memori cuma ada di kepala gw … gw gak bisa ngeshare ke orang lain suatu saat, atau mungkin ke anak gw nantinya …. ( kok jadi sedih ya … )

Intinya … harus gw ganti dengan apa kalo ternyata gw gak punya foto anak gw yang telah tiada itu ……. duit ? mobil ? rumah ? jiwa gw ? raga gw ?

So, gw ngerti kalo banyak orang yang memandang aneh ke gw ketika nyoba untuk foto2 suatu event atau no event sama sekali, kesannya kurang kerjaan .. buang2 waktu … atau buang2 duit … tapi, gw teuteup "nembak" terus … masalah kepuasan pribadi cing (zamaaaan kapaaan make cing)… dan "nilai" emosional seperti hal diatas yang mau gw rekam …………………..

jangan lupa, kalo mo beli kamera ya sesuai dengan kantong2 kita aja …

yang penting berkarya …

Peace for all of u …

November 30th, 2005 by idub

25 … aku masih merasakan sesak … harus ku tapak kembali …lagi …masih terasa hangat …tapi dingin … sayup-sayup angin deras itu kurasakan lagi… sedikit demi sedikit … hingga saat itu datang … maka makin sesak … badaiku akan datang … itu sudah pasti …

jika dipertanyakan tak akan ada jawaban … jalan hidupku telah tergurat … percuma berteriak … percuma menangis … berusaha memungut sisa-sisa semangat yang telah melunglai …

berharap terkikis oleh sang waktu … menjadi utuh kembali …

MODEL’S SESSION

November 21st, 2005 by idub

Img_2185 paling kanan si Aky yg lagi jongkok, trus si Eko yg lagi berdiri, dan sang model paling kiri … gw yang nembak mereka. Ceritanya kita ( Gw, Eko, Aky, Evi ) ikutan seminar dan workshop fotografi di Pusat kebudayaan Jepun di UI. Pembicara senior fotografer indonesia Makarios  Soekojo yang ngasih materi semuanya dari awal sampe kelar. Naah sesi yang ditunggu - tunggu tuh nembak2in model2 yang tersebar di seluruh bangunan. Waktu cuma 15 menit, ganti2an nembak model … hehehe maklum amatir banget, jadi masih gelagepan megang SLR (utk EKO), jadi yah hasilnya gak bisa dibilang bagus. Foto diatas diambil make Canon A 400, KHUSUS utk dokumentasi di luar foto model. Tapi apa mau di kata, kita seneng banget dapet ilmu PLUS …. kapaaaaan lagi bisa foto model2 … hehehe …. mo dibilang norak yah terserah, yang penting pengalaman nambah …

mejeng di rel

November 15th, 2005 by idub

Me01_7 gak bermaksud untuk narsis, dan juga gak bermaksud untuk sok mejeng, cuma udah lama gak bikin blog kayak ngerasa berdosa ama friendster ajah … ceritanya taon ini sekeluarga pulang kampung ke rumah nenek (baca mbah) tercinta di madiun, desa saradan tepatnya. Dan … waktu gua kecil dulu suka diajak maen ke rel kereta api tepat diseberang rumah nenek sama kakak sepupu gw sambil makan krai (baca sejenis timun). Rel ini adalah jalur dari jakarta ke surabaya melalui jalur selatan, jalurnya cukup padat … hampir satu jam sekali kereta lewat…dan konon rel ini cukup angker karena sering ada korban jiwa ( katanya sih ). Tapi teuteup gak ngurangin niat gw untuk ambil scene di rel ini…… dah ah nulisnya. hehehe gak penting yak ….

Do’a untuk Cahaya

August 29th, 2005 by idub

Light_prayer Ya Allah

ruang ini…
begitu dingin
begitu gelap …
dan sesak …

aku tak bisa bernafas ya Allah
aku …
tak kuasa menahan beban ini

jiwa ini telah kosong
badan ini telah letih
sungguh berat …

lebih baik engkau renggut nyawaku
………………………………

Allahu Akbar

apakah itu di ufuk langit
sepercik cahaya
indah sekali

sinarnya menyinari seluruh alam ini

relungku pun terasa indah

aku pun ikut tersenyum

aku merasakan kehangatan

aku merasakan kehidupan

aku …

bernafas …

apakah gerangan cahaya itu Ya Allah ?

Engkau Maha Pencipta

Pencipta dari semua cahaya

apakah cahaya itu untuk daku ya Allah

Namun

pantaskah …

pantaskah aku merenggut cahaya itu ya Allah

dengan tangan yang hina ini

dengan jiwa yang penuh kemarahan ini

dengan nurani yang penuh kebencian ini

Ah …

Mungkin aku hanya pemimpi

di siang bolong

dan terbangun

merenung

meratapi perjalananku yang tecerai berai

menjumput sisa - sisa kenangan yang indah dan suci

namun aku tlah berubah

memang …

jiwa ini telah kotor

aku tidak pantas untuk cahaya itu

aku hanya bisa memandang

dari kejauhan

mencoba untuk merasakan kehangatan

dengan memejamkan mata

Ya Allah

berilah cahaya itu Hidayah-Mu

berilah ia kehangatan-Mu

lindungilah …

bahagiakanlah ia …

my new world

July 14th, 2005 by idub

Meneos_filtered_5 Gw gak pernah sekalipun membayangkan atau memimpikan punya hobi fotografi. Just happened … suddenly gw menjadi seorang "freak" sama kamera. Kamera pocket digital pertama yang pernah gw cobain adalah properti kantor, trus nyobain kamera pocket punya sodara, jadi ketagihan …. Korban pertama adek sendiri jadi objek, trus cari objek di lingkungan … ternyata fotografi itu sangat indah … gak peduli orang mo bilang telat ato gimana … gw pengen banget punya kamera sendiri … gak tanggung-tanggung … gw langsung ke SLR … dunia sebenarnya dari fotografi … dengan alternatif ratusan lensa dan assesoris yang sama sekali engga murah …

apa sebenarnya yang menarik dari fotografi ini. Temen gw pernah bertanya  … " dengan pengorbanan yg segitu mahal dan sebegitu susah, dengan berbagai macam teori ….hanya untuk sebuah gambar? "

dia geleng-geleng kepala … dia gak ngerti kenapa?

kalo ditanya gitu gw juga gak bisa jawab kenapa? seperti pembalap motor GP atau mobil F1 … kenapa sih "ngadu" cepet2an?

atau pemain bola yang lari berebutan bola di lapangan, capek … keringetan … ???……………….kenapa ??

apa yang menarik dari fotografi …?? 

hehehe gw gak usak jelasin panjang lebar …

gw cuma bisa bilang …. coba liat lagi foto2 lama yang ada di laci atau lemari rumah … apa yg kita rasakan ???

thousand faces

July 7th, 2005 by idub

Thousand_faces wah udah jam setengah 7 pagi neh, gw kudu ngantor neh …. uahhhhmm males banget …. pengennya sih males2an …. yah … bangun ah

hal pertama yang gw lakukan adalah cuci muka, di wastafel … trus ngaca degh …

hmmm … ternyata ada jerawat baru nongol di bawah idung gw, pantesan sakit banget …

wah … muka gw kok kuyu amat yak, padahal udah bobo yang cukup … gak enak banget diliat … ah paling abis mandi juga ikutan seger nih muka …

byur … byur … byur ….

kelar mandi neh … seger … ngaca lagi …

lho … kok muka gw masih kuyu …

kenapa ya …

kalo muka begini yang gw bawa keluar pasti orang-orang pada nanya kenapa muka gw kuyu …

hmm … emang sih … gw ngerasa akhir2 ini gw jarang ketawa … boro2 ketawa … senyum aja gak pernah

kenapa gitu ya …

there’s a lot of things on my mind …

kayaknya gw sumpek … banyak pikiran … jadi ngaruh ke muka gw sendiri … jadi kuyu … asem … gak enak diliat …

tapi kayaknya gak adil … muka gw kan diliat banyak orang … kok yang gw pasang muka asem … orang pasti bilang gw ngebete’in dah …

udah ah …

gw coba senyum aja … tapi gimana caranya ya …

wah wah wah … nyoba untuk senyum aja susah … kayak ngerjain soal UMPTN …

sepertinya gw harus ngebersihin hati dan pikiran gw …

harus bisa nerima dengan ikhlas semuanya …

biar bisa tersenyum lagi …

gw dedikasikan buat temen-temen atawa sodara-sodara gw semuanya … mari kita budayakan senyum di wajah kita yak … lets make a smiley world … dunia yang bahagia … seberapa susahnya senyum … harus kita usahakan … senyum kecil bisa membuat orang lain bahagia … lets smile guys :D

The Icha’s graduation

July 3rd, 2005 by idub

Ichanme_wisuda Finnaly … you made it … what happened before were your step into your maturity. The world now are coming into you, … congratulations my sister… from your beloving brother 

Adam n Nana’s engagement

July 3rd, 2005 by idub

Adamnana ….Huaaaa, Congratulations for my best friends engagement day, Adam an Nana… I hope that you guys get marry soon, i’ll wait for that moment, be a good couple ya … someday we will united again as a very big family … with our child and grandchild